Ketersediaan Pasokan Sembako Menjelang Ramadan Aman
Distributor kebutuhan pokok harus menjaga stabilisasi harga di Sulsel. Juga harus memastikan kebutuhan pokok tersedia selama tingginya permintaan barang di masyarakat. Spekulasi pasti ada tetapi dijaga dengan memastikan ketersediaan stok. Sehingga tidak ada yang coba menaikkan harga secara berlebihan. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, Senin, 2 Juli 2012 di Makassar.
Setelah suplai dan ketersediaan stok di Sulsel dipastikan aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama permintaan sedang tinggi. Stok bisa dilepas kembali keluar Sulsel, arus barang ke dalam dan ke luar bisa terpantau. Sebelum barang diantarpulaukan harus ada penyertaan rekomendasi dari Disperindag Sulsel.
Lanjut dikatakan, dalam beberapa hari terakhir terdapat kenaikan harga pada komoditi gula. Namun, kenaikan yang membuat harga gula bertengger pada angka Rp14 ribu per kilogram akibat harga lelang gula yang juga memang naik, sehingga distributor juga terpaksa menaikkan harga eceran.
Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah menambahkan, distributor sudah menyampaikan ketersediaan stoknya dan rata-rata aman sampai beberapa bulan ke depan.
Untuk stok beras per 29 Juni di Bulog mencapai 216.012 ton yang aman untuk 24 bulan. Stok ini belum termasuk yang dikuasai pedagang dan rumah tangga. Sementara stok gula pasir sekitar 26.400 ton, dengan tingkat konsumsi rata-rata 10 ribu ton perbulan. stok gula di Sulsel aman untuk waktu selama 2,6 bulan. Stok gula rafinasi untuk industri juga tersedia 26 ribu ton, minyak goreng curah juga masih tersedia sekitar 6500 ton dan tahan 1,5 bulan.
Hr/Tn (Selasa, 3 Juli 2012)