Beras Sulsel Ditarget 5,1 Juta Ton
Pemprov. Sulsel menargetkan produksi beras tahun ini mencapai 5,1 juta ton dengan luas sasaran areal tahun 468,361 hektare (ha). Dari total produksi tersebut, beras premium diperkirakan mencapai 210.000 ton Hal ini dikatakan Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel, Luthfi Halide, Rabu 21 April 2010. Dari luas areal tanaman 468.361 Ha tersebut terdapat sekitar 156.000 Ha yang diproyeksikan dapat menghasilkan produksi beras kualitas premium dengan rata-rata produksi enam ton per ha. Dari pengembangan tersebut diperkitakan terdapat beras premium yang siap diekspor sebesar 210.000 ton. Rata rata setiap tahun Sulsel memiliki cadangan beras premium yang siap diekspor, namun tahun lalu selain izin ekspor yang ketat juga masih minim eksportir yang berminat. Tercatat pada tahun 2009, Sulsel tidak mengekspor beras, tetapi pada tahun 2008 Sulsel melakukan ekspor beras kualitas premium ke Afrika dan Timur Tengah. Dinas Pertanian siap memfasilitasi para pengusaha yang berminat mengekspor beras jenis premium. Tahun ini, Malaysia merupakan sasaran pasar ekspor beras premium yang potensial, namun diharapkan ada tim khusus yang memfasilitasi ekspor tersebut terutama yang membicarakan masalah harga. Izin ekspor beras pada dasarnya diatur Kementerian Perdagangan berdasarkan Rekomendasi Kementerian Pertanian, namun dengan singkat produksi yang mencapai 5,1 juta ton memungkinkan Sulsel mengalami kelebihan 2 juta ton karena tingkat konsumsi Sulsel hanya dikisaran 1,2 juta ton per tahun, Selebihnya diserap Bulog dan Perdagangan antar pulau. Kendati siap melakukan ekspor beras, Sulsel hanya berupaya menjajaki pasar yang pasti. Saat ini pasar yang sedang dijajaki adalah Malaysia karena Menteri Asas Tani sudah berkunjung ke Sulsel. Saat ini Pemprov. Sulsel terus berupaya meningkatkan kualitas produksi beras petani. Diantaranya dengan menyiapkan alat-alat penanganan paska panen mendorong penggunaan pupuk secara berimbang, disamping pola tanam petani. Untuk sentra produksi beras ekspor beras kualitas ekspor Sulsel antara lain kabupaten Sidrap, Pinrang, Wajo, Soppeng dan Bone. Disamping itu Dinas Pertanian saat ini menggenjot pemanfaatan 9,620 unit sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Sulsel.
Hj. Ros/Yuni ( Kamis, 22 April 2010)