Badan Arsip Luncurkan Buku Memorial Gubernur Syahrul Yasin Limpo Bertajuk "Mata Air Peradaban"
Buku bertajuk “Mata Air Peradaban” Memorial Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo diluncurkan Badan Arsip dan Perpustakan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu 21, Maret 2012 di Hotel Losari Beach, Makassar. Peluncuran buku ini dihadiri Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan, Ama Saing serta koordinator penulis, Asdar Muis RMS.
Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan, Ama Saing mengatakan, buku Mata Air Peradaban merupakan sebuah sumber arsip Sulawesi Selatan yang akan menjadi referensi kemajuan yang dicapai Sulawesi Selatan selama ini. Buku ini bermula ketika Pak Gubernur menerima penghargaan dari Kepala Badan Arsip Indonesia.
Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo menerima panghargaan sebagai Pembina Terbaik Pelestari Arsip Nasional. "Mata Air Peradaban" dipilih sebagai judul karena sejalan dengan sosok kepemimpinan yang dimiliki seorang Syahrul. Pada saat buku ini diberikan kepada gubernur bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, buku ini merupakan kado paling indah dalam hidupnya. Saya bekerja dengan hati membangun peradaban, jadi sangat cocok dengan buku ini.
Ketua Tim penyusun, Asdar Muis mengatakan, karena buku "Mata Air Peradaban" adalah sebuah memorial berarti yang tertuang didalam buku ini adalah semua yang dilakukan Syahrul selama memimpin Sulawesi Selatan. Sebelum buku ini disusun, tim telah mengirim pesan singkat kepada lebih dari seribu nomor telepon. Yang membalas itulah yang mengirimkan pesan singkat yang termuat dalam buku ini.Jadi banyak yang terlibat menulis didalamnya. Tulisan dalam buku setebal 308 lembar itu terbagi atas empat bagian. Bagian pertama memuat beberapa testimoni jejak langkah sang penanda sejarah oleh beberapa tokoh penting di Sulsel. Bagian kedua, memuat sejumlah tulisan tentang gairah kinerja ekonomi. Bagian ketiga, tentang pembangunan fisik. Sementara bagian keempat memuat penghargaan yang diraih Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo.
Ys/Nh ( Kamis, 22 Maret 2012 )